Edukasi

Piriformis Syndrome itu Apa? Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
piriformis-syndrome-adalah

Nyeri di bokong yang menjalar ke paha atau kaki sering langsung dikaitkan dengan saraf kejepit di tulang belakang. Namun, tidak semua nyeri menjalar berasal dari sana. Piriformis syndrome adalah salah satu penyebab yang cukup sering, namun kerap terlewat karena gejalanya mirip dengan linu panggul akibat gangguan tulang belakang. Memahami perbedaan keduanya penting agar Anda tidak salah mengenali penyebab nyeri yang dialami.

Piriformis Syndrome Adalah Apa?

Piriformis syndrome adalah kondisi ketika otot piriformis, yang terletak di bagian dalam bokong, menekan atau mengiritasi saraf skiatik yang melintas tepat di dekatnya. Karena saraf skiatik adalah saraf terbesar dalam tubuh yang membentang dari punggung bawah hingga kaki, tekanan pada saraf ini dapat menimbulkan nyeri yang menjalar jauh dari sumbernya, meski penyebab utamanya sebenarnya berasal dari otot, bukan tulang belakang.

Apa Fungsi Otot Piriformis dan Kenapa Bisa Jadi Sumber Nyeri?

Otot piriformis berperan menstabilkan sendi panggul saat Anda berdiri dan berjalan, sekaligus membantu memutar kaki ke arah luar. Otot ini aktif bekerja saat berjalan, berlari, dan naik tangga. 

Ketika mengalami ketegangan, peradangan, atau spasme, otot piriformis yang letaknya berdekatan dengan saraf skiatik dapat menekan saraf tersebut sehingga menimbulkan nyeri menjalar yang menyerupai gejala saraf kejepit dari tulang belakang.

Penyebab Piriformis Syndrome

piriformis syndrome
Sumber: Total Pain Specialist Clinic
  • Ketegangan otot akibat aktivitas berulang seperti berlari, bersepeda, atau naik turun tangga menjadi salah satu pemicu paling umum. 
  • Duduk terlalu lama juga berkontribusi karena memberi tekanan berkepanjangan pada area bokong, termasuk otot piriformis. 
  • Selain itu, cedera pada bokong atau panggul, misalnya akibat benturan saat jatuh atau cedera olahraga, dapat memicu peradangan pada otot ini. 
  • Postur tubuh yang kurang baik turut berperan melalui ketidakseimbangan otot dan distribusi beban tubuh yang tidak merata.

Gejala Piriformis Syndrome yang Perlu Anda Kenali

Gejala paling khas adalah nyeri di bokong, yang pada banyak kasus menjalar ke belakang paha menyerupai linu panggul atau sciatica. Nyeri sering bertambah saat Anda duduk lama, salah satu ciri yang paling sering dikeluhkan pasien. 

Kesemutan atau mati rasa dapat muncul jika saraf skiatik mengalami iritasi lebih lanjut, dan nyeri juga kerap terasa saat naik tangga atau berlari, karena aktivitas ini melibatkan otot piriformis secara langsung.

Piriformis Syndrome vs Saraf Kejepit, Apa Bedanya? 

Piriformis Syndrome

  • Sumber masalah berada pada otot piriformis
  • Nyeri dominan di bokong
  • Sering memburuk saat duduk lama
  • Pemeriksaan tulang belakang sering normal

Saraf Kejepit Tulang Belakang

  • Sumber masalah berasal dari bantalan atau struktur tulang belakang
  • Nyeri biasanya dimulai dari pinggang
  • Dapat memburuk saat membungkuk, batuk, atau mengejan
  • Umumnya ditemukan kelainan pada pemeriksaan penunjang

Karena gejalanya mirip, kedua kondisi ini sering tertukar. Pemeriksaan oleh dokter diperlukan untuk memastikan sumber nyeri sebenarnya.

Baca juga: Konsultasi Dokter Bedah Saraf: Gejala, Pemeriksaan & Pilihan Penanganannya

Bagaimana Dokter Menentukan Diagnosis Piriformis Syndrome?

Menentukan penyebab nyeri bokong tidak cukup hanya berdasarkan lokasi nyerinya. Dokter akan melakukan beberapa tahapan berikut agar diagnosis lebih akurat.

  • Wawancara mengenai keluhan: Dokter akan menanyakan kapan nyeri muncul, aktivitas yang memicunya, serta apakah nyeri menjalar ke tungkai atau disertai kesemutan dan mati rasa.
  • Pemeriksaan fisik dan gerakan pinggul: Beberapa gerakan tertentu dilakukan untuk melihat apakah otot piriformis menjadi sumber nyeri atau ada gangguan lain yang menyerupainya.
  • Menyingkirkan kemungkinan saraf kejepit: Karena gejalanya mirip, dokter juga akan mengevaluasi apakah keluhan sebenarnya berasal dari tulang belakang, seperti herniasi diskus atau saraf kejepit.
  • Pemeriksaan MRI bila diperlukan: Pada kondisi tertentu, MRI atau pemeriksaan pencitraan lain dapat membantu memastikan sumber nyeri sehingga terapi yang dipilih lebih tepat sasaran.

Cara Mengatasi Piriformis Syndrome

Penanganan disesuaikan dengan penyebab dan tingkat keparahan gejala. Umumnya, dokter akan memulai dari terapi yang paling konservatif.

  • Modifikasi aktivitas: Mengurangi aktivitas yang memicu nyeri dapat membantu memberi waktu bagi otot untuk pulih.
  • Peregangan dan latihan khusus: Latihan yang tepat dapat mengurangi ketegangan otot piriformis dan meningkatkan fleksibilitas. Sebaiknya dilakukan sesuai arahan tenaga medis.
  • Fisioterapi: Program fisioterapi membantu memperbaiki keseimbangan otot, postur, dan pola gerak agar keluhan tidak mudah kambuh.
  • Terapi lanjutan bila diperlukan: Jika terapi konservatif belum memberikan hasil yang optimal, dokter dapat mempertimbangkan penanganan lain sesuai penyebab dan kondisi masing-masing pasien.

Kapan Nyeri Bokong Mungkin Bukan Piriformis Syndrome?

Beberapa tanda berikut dapat mengarah pada gangguan lain, termasuk masalah pada tulang belakang atau saraf.

  • Nyeri berawal dari pinggang, lalu menjalar ke bokong atau kaki.
  • Nyeri menjalar hingga telapak kaki, yang dapat menandakan adanya penekanan saraf.
  • Muncul kelemahan otot atau gangguan berjalan, sehingga aktivitas sehari-hari mulai terganggu.
  • Disertai gangguan buang air kecil atau buang air besar, yang memerlukan penanganan medis segera.

Baca juga: Bagaimana Cara Menjaga Agar Tulang Kita Tetap Sehat? Termasuk Tulang Belakang yang Sering Terlupakan

Kapan Perlu Berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Tulang Belakang?

piriformis-syndrome-adalah-2
Sumber: Pexels

Sebaiknya lakukan evaluasi apabila Anda mengalami kondisi berikut:

  • Nyeri tidak membaik setelah beberapa minggu.
  • Keluhan semakin sering kambuh atau terasa lebih mengganggu.
  • Nyeri membuat Anda sulit duduk, berjalan, atau beraktivitas.
  • Disertai kesemutan, mati rasa, atau kelemahan pada tungkai.
  • Ingin memastikan apakah nyeri berasal dari otot piriformis atau gangguan pada tulang belakang dan saraf.

Evaluasi yang tepat membantu dokter menemukan penyebab nyeri secara akurat sehingga penanganan dapat disesuaikan dengan kondisi Anda. Jika diperlukan, Anda dapat booking online untuk berkonsultasi dengan tim dokter spesialis spine RISEandSPINE yang berpraktik di jaringan rumah sakit di Jakarta, Bekasi, dan Karawang, sehingga Anda dapat memperoleh diagnosis yang jelas beserta rekomendasi terapi yang paling sesuai.

Konsultasikan Nyeri Bokong dan Linu Panggul di RISEandSPINE

Tidak semua nyeri bokong berasal dari saraf kejepit tulang belakang. Evaluasi menyeluruh diperlukan untuk membedakan gangguan otot, sendi, dan tulang belakang. RISEandSPINE menghadirkan pendekatan komprehensif mulai dari diagnosis hingga terapi yang disesuaikan dengan penyebab nyeri Anda.

Piriformis syndrome adalah kondisi ketika otot piriformis mengiritasi atau menekan saraf skiatik sehingga menimbulkan nyeri di bokong yang dapat menjalar ke paha atau kaki. Karena gejalanya mirip dengan saraf kejepit, pemeriksaan yang tepat sangat penting untuk menentukan penyebab dan memilih penanganan yang sesuai. 

Sebagian besar kasus dapat membaik dengan terapi konservatif, tetapi evaluasi lebih lanjut diperlukan jika nyeri menetap atau disertai gangguan saraf.

Dapatkan kepastian mengenai penyebab nyeri bokong Anda melalui konsultasi bersama dokter spesialis spine yang berpengalaman. Booking online untuk janji temu di RISEandSPINE.

Ditinjau oleh Dokter RISEandSPINE

Referensi

  • Cleveland Clinic. Piriformis Syndrome. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/22593-piriformis-syndrome
  • Mayo Clinic. Sciatica: Symptoms & Causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/sciatica/symptoms-causes/syc-20377435
  • NCBI Bookshelf (StatPearls). Piriformis Syndrome. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK448172/
  • Physiopedia. Piriformis Syndrome. https://www.physio-pedia.com/Piriformis_Syndrome

Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter. Bila nyeri disertai kelemahan tungkai atau gangguan buang air, segera cari pertolongan medis.

Booking Appointment

Silakan lengkapi form di bawah ini.
Biaya Konsultasi
Silakan pilih lokasi