Sakit punggung atas menjadi keluhan yang semakin sering dialami oleh pekerja kantoran, pelajar, hingga siapa pun yang menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar. Rasa pegal, tegang, kaku, atau nyeri di area antara leher dan pinggang dapat mengganggu kenyamanan serta menurunkan produktivitas. Kabar baiknya, banyak kasus nyeri punggung atas dapat diringankan melalui peregangan dan latihan sederhana yang dilakukan secara rutin. Meski demikian, penting untuk diingat bahwa tidak semua nyeri punggung atas bisa ditangani sendiri. Ada kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Cari tahu gerakan peregangan yang aman untuk membantu meredakan nyeri punggung atas, serta kenali tanda-tanda yang mengharuskan Anda segera berkonsultasi dengan dokter.
Mengapa Punggung Atas Bisa Terasa Sakit atau Kaku?
Sakit atau kaku pada punggung atas sering kali dipicu oleh kebiasaan sehari-hari, terutama duduk terlalu lama dengan posisi membungkuk saat bekerja atau belajar. Dalam kondisi ini, otot bahu dan punggung atas harus menopang beban secara terus-menerus sehingga mudah mengalami ketegangan. Selain itu, postur tubuh yang kurang baik, seperti kebiasaan menunduk saat menggunakan ponsel atau membiarkan bahu terus mengarah ke depan, juga dapat meningkatkan tekanan pada otot dan sendi di area punggung atas.
Di samping faktor postur, kurangnya aktivitas fisik juga berperan dalam munculnya keluhan punggung atas. Otot yang jarang digerakkan cenderung menjadi tegang, lemah, dan kurang fleksibel sehingga lebih mudah terasa nyeri. Meski begitu, perlu diingat bahwa tidak semua nyeri punggung atas berasal dari otot. Pada beberapa kasus, keluhan dapat disebabkan oleh gangguan pada tulang belakang atau saraf. Oleh karena itu, penting untuk mengenali tanda-tanda bahaya agar kondisi yang memerlukan penanganan medis tidak terlewat.
Baca Juga: Kenapa Punggung Terasa Sakit dan Pegal? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Sebelum Melakukan Gerakan, Perhatikan Hal Ini Dulu
Sebelum melakukan berbagai gerakan untuk meredakan sakit punggung atas, penting untuk memastikan setiap latihan dilakukan dengan aman. Hentikan segera jika nyeri justru bertambah berat, dan hindari gerakan yang dipaksakan karena dapat memperburuk kondisi otot atau sendi. Setiap gerakan sebaiknya dilakukan secara perlahan dan terkontrol, dengan fokus utama pada kenyamanan tubuh, bukan pada jumlah repetisi yang dilakukan.
Selain itu, perhatikan respons tubuh selama latihan. Jika Anda memiliki riwayat cedera, nyeri yang menetap, atau gejala yang tidak biasa, sebaiknya berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memulai latihan. Langkah ini penting untuk memastikan gerakan yang dilakukan sesuai dengan kondisi dan tidak menimbulkan risiko tambahan.
Gerakan Mudah Untuk Mengatasi Sakit Punggung Atas

Sumber: Freepik
Gerakan 1: Shoulder Roll (Putaran Bahu)
Shoulder roll merupakan gerakan peregangan sederhana yang dilakukan dengan memutar bahu secara perlahan ke depan dan ke belakang. Latihan ini membantu mengurangi ketegangan pada otot bahu dan punggung atas akibat duduk terlalu lama, sehingga sangat cocok dilakukan di sela-sela aktivitas, terutama saat bekerja di depan komputer.
Gerakan 2: Chin Tuck
Chin tuck dilakukan dengan posisi duduk atau berdiri tegak, kemudian tarik dagu perlahan ke arah belakang tanpa menundukkan kepala. Gerakan sederhana ini membantu memperbaiki postur leher dan punggung atas, mengurangi ketegangan akibat kebiasaan menunduk, serta menjaga posisi tulang belakang tetap sejajar.
Gerakan 3: Peregangan Dada (Chest Stretch)
Chest stretch dapat dilakukan dengan memanfaatkan dinding atau kusen pintu sebagai penopang untuk meregangkan otot dada secara perlahan. Gerakan ini membantu membuka area dada yang kaku akibat terlalu lama duduk, sehingga mengurangi tarikan pada otot punggung atas dan membantu memperbaiki postur tubuh.
Gerakan 4: Cat-Cow Stretch
Cat-Cow Stretch dilakukan dengan posisi merangkak, lalu melengkungkan dan meluruskan punggung secara perlahan mengikuti irama napas. Gerakan ini membantu meningkatkan mobilitas tulang belakang, mengurangi rasa kaku pada punggung atas, serta membuat otot-otot di sekitar punggung dan leher menjadi lebih rileks.
Gerakan 5: Thoracic Extension
Thoracic extension dilakukan dengan bantuan sandaran kursi atau foam roller untuk meregangkan area punggung atas secara perlahan. Gerakan ini bermanfaat meningkatkan mobilitas tulang belakang bagian dada (thoracic spine), mengurangi kekakuan, serta membantu memperbaiki postur tubuh akibat terlalu lama duduk.
Gerakan 6: Child’s Pose
Child’s Pose dilakukan dengan posisi lutut menekuk, kemudian dudukkan pinggul ke arah tumit sambil menjulurkan kedua lengan ke depan. Gerakan peregangan yang lembut ini membantu merilekskan otot punggung dan bahu, mengurangi ketegangan, serta memberikan efek relaksasi yang dapat membuat tubuh terasa lebih nyaman.
Gerakan 7: Scapular Retraction
Scapular retraction dilakukan dengan menarik kedua bahu ke belakang secara perlahan hingga tulang belikat saling mendekat, kemudian tahan beberapa detik sebelum kembali ke posisi semula. Gerakan ini membantu mengaktifkan otot-otot penyangga postur tubuh, memperkuat punggung atas, serta mengurangi kebiasaan membungkuk akibat duduk terlalu lama.
Kapan Gerakan dan Peregangan Saja Tidak Cukup?
Meskipun peregangan dan latihan ringan dapat membantu meredakan banyak kasus nyeri punggung atas, ada kondisi tertentu yang tidak boleh diabaikan. Jika nyeri menjalar hingga ke lengan, disertai kesemutan atau mati rasa, hal tersebut dapat mengindikasikan adanya gangguan pada saraf yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut. Demikian pula apabila nyeri tidak kunjung membaik setelah beberapa minggu meskipun sudah melakukan peregangan secara rutin, penyebabnya mungkin bukan sekadar ketegangan otot.
Selain itu, jika muncul kelemahan pada tangan atau lengan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter. Gejala tersebut dapat menandakan adanya gangguan pada saraf atau struktur tulang belakang yang membutuhkan penanganan medis. Pemeriksaan sejak dini penting dilakukan untuk mengetahui penyebab nyeri secara tepat dan mencegah kondisi berkembang menjadi lebih serius.
Cara Mencegah Sakit Punggung Atas Kambuh Kembali

Sumber: Freepik
Untuk mencegah sakit punggung atas kembali muncul, penting untuk menjaga posisi kerja yang ergonomis agar tubuh tetap berada dalam posisi yang nyaman dan tidak membebani otot secara berlebihan. Selain itu, biasakan untuk beristirahat dan melakukan peregangan ringan setiap 30–60 menit, terutama jika harus duduk dalam waktu lama di depan komputer.
Upaya pencegahan juga dapat dilakukan dengan memperkuat otot inti dan punggung melalui latihan rutin, serta mengurangi kebiasaan menunduk saat menggunakan ponsel agar postur tubuh tetap terjaga. Tidak kalah penting, menjaga aktivitas fisik secara teratur membantu menjaga fleksibilitas otot dan mengurangi risiko kekakuan pada punggung atas.
Kapan Harus Berkonsultasi dengan Dokter Spesialis Tulang Belakang?
Konsultasi dengan dokter spesialis tulang belakang perlu dilakukan jika nyeri punggung atas terus berulang meskipun sudah rutin melakukan peregangan dan perbaikan postur. Kondisi ini menunjukkan bahwa penyebabnya mungkin lebih kompleks daripada sekadar ketegangan otot. Selain itu, jika nyeri sudah mulai mengganggu aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, belajar, atau beristirahat, pemeriksaan medis menjadi langkah yang tepat untuk mendapatkan penanganan yang sesuai.
Anda juga perlu segera memeriksakan diri apabila nyeri disertai gejala saraf seperti kesemutan, mati rasa, atau kelemahan pada lengan. Begitu pula jika keluhan terasa semakin berat dari waktu ke waktu, hal tersebut dapat menjadi tanda adanya masalah pada struktur tulang belakang yang membutuhkan evaluasi lebih lanjut oleh tenaga medis.
Konsultasikan Keluhan Sakit Punggung Atas di RISEandSPINE
Tidak semua nyeri punggung atas disebabkan oleh otot yang tegang, sehingga penting untuk mendapatkan diagnosis yang tepat terutama jika keluhan tidak kunjung membaik. Di RISEandSPINE, penanganan dilakukan secara komprehensif mulai dari evaluasi kondisi, terapi konservatif, hingga tindakan lanjutan sesuai dengan penyebab nyeri yang dialami.
Jika Anda masih sering mengalami nyeri punggung atas, segera konsultasikan kondisi Anda dengan tim dokter spesialis tulang belakang untuk mendapatkan penanganan yang sesuai dan mencegah keluhan semakin memburuk.
Ditinjau Oleh: Dokter RISEandSPINE
Referensi:
- Seidi et al.,(2020). Comprehensive Corrective Exercise Program Improves alignment, Muscle Activation and Movement Pattern in Upper Crossed Syndrome
- Uttagat et al., (2016). Effects of Scapular Stabilization Exercise on Pain Related Parameters in Scapulocostal Syndrome
- Haik et al., (2017). Thoracic Spine Manipulation on Shoulder Impingement Syndrome





