Keputusan tindakan selalu berdasarkan haisl evaluasi menyeluruh dan diskusi bersama dokter spesialis
Postur & Aktivitas
Posisi kepala yang terlalu lama menunduk atau bekerja di depan komputer dapat memberi beban tambahan pada leher.
Ketegangan Otot
Aktivitas tertentu, posisi tubuh, atau gerakan berulang dapat menyebabkan ketegangan pada otot leher.
Cervical Spondylosis
Perubahan degeneratif pada struktur tulang belakang leher yang dapat menyebabkan nyeri dan kekakuan.
Herniated Disc
Perubahan pada bantalan antar-ruas tulang belakang yang dalam kondisi tertentu dapat menekan saraf.
Spinal Stenosis
Penyempitan ruang pada tulang belakang yang dapat memengaruhi saraf atau sumsum tulang belakang.
Cedera
Benturan, jatuh, atau kecelakaan dapat menyebabkan cedera pada struktur leher.
Memahami keluhan Anda.
Pemeriksaan kondisi Anda
Menentukan kondisi dan pilihan terapi
Rencana tindakan yang sesuai
Pemantauan perkembangan anda
Apakah nyeri leher selalu disebabkan oleh saraf terjepit?
Tidak. Nyeri leher memiliki berbagai kemungkinan penyebab, sehingga diagnosis perlu dilakukan berdasarkan gejala dan pemeriksaan.
Kapan saya perlu konsultasi?
Terutama jika nyeri menetap, semakin berat, menjalar, atau disertai kesemutan, mati rasa, kelemahan, maupun gangguan keseimbangan.
Apakah nyeri leher membutuhkan operasi?
Tidak selalu. Banyak kondisi ditangani dengan pendekatan non-operatif; operasi hanya dipertimbangkan pada kondisi tertentu.
Apakah saya perlu MRI?
Tidak semua nyeri leher membutuhkan MRI. Dokter menentukan kebutuhan pemeriksaan berdasarkan evaluasi klinis.
Apakah postur dapat memengaruhi nyeri leher?
Ya. Mempertahankan posisi kepala yang menunduk atau posisi tubuh yang kurang baik dalam waktu lama dapat meningkatkan beban pada leher.
Silakan lengkapi form di bawah ini.