Edukasi

Sakit Kepala Bagian Belakang? Bisa Jadi Penyebabnya Berasal dari Leher

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
sakit kepala bagian belakang

Sakit kepala bagian belakang paling sering disebabkan oleh sakit kepala tegang, migrain, atau oksipital neuralgia. Namun, salah satu penyebab yang sering terlewat adalah cervicogenic headache, yaitu sakit kepala yang sebenarnya berasal dari gangguan pada leher bagian atas, bukan dari kepala itu sendiri. Kondisi ini diperkirakan menyumbang 15 hingga 20 persen dari seluruh kasus sakit kepala dan kerap salah didiagnosis sebagai migrain atau tension headache biasa.

Kenapa Nyeri di Belakang Kepala Sering Disalahpahami?

Saat merasakan nyeri di kepala, kebanyakan orang otomatis mengaitkannya dengan masalah otak atau saraf kepala. Padahal, area belakang kepala terhubung sangat erat secara saraf dengan leher bagian atas. 

Nyeri yang Anda rasakan di kepala bisa jadi sebenarnya berasal dari leher, lalu menjalar ke atas melalui jalur saraf yang saling terhubung. Fenomena ini dikenal sebagai referred pain, atau nyeri yang dirasakan di satu area tubuh padahal sumbernya ada di area lain.

Cervicogenic Headache: Sakit Kepala yang Sebenarnya Berasal dari Leher

Cervicogenic headache adalah sakit kepala yang disebabkan oleh gangguan pada struktur leher, seperti sendi, diskus, atau otot leher bagian atas di ruas C1 sampai C3. Sinyal nyeri dari leher ini “bertemu” dengan jalur saraf trigeminocervical yang juga menghantarkan sensasi dari kepala, sehingga otak Anda menerjemahkan nyeri tersebut seolah berasal dari kepala, padahal sumbernya ada di leher.

Ada beberapa ciri khas yang membedakan cervicogenic headache dari nyeri kepala pada umumnya. Nyeri biasanya hanya terasa di satu sisi kepala. Nyeri juga cenderung memburuk saat Anda menggerakkan atau menoleh leher ke arah tertentu. Selain itu, kondisi ini sering disertai kekakuan atau berkurangnya jangkauan gerak leher, dan nyeri dapat menjalar hingga ke bahu, area mata, atau dahi.

Karena gejalanya begitu mirip dengan migrain atau tension headachecervicogenic headache sering salah didiagnosis. Akibatnya, penanganan yang diberikan pun tidak menyasar akar masalah yang sebenarnya ada di leher, sehingga nyeri terus berulang meski sudah minum obat pereda nyeri berkali-kali.

Baca juga: Saraf Kejepit Leher: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengatasinya Tanpa Harus Operasi

Penyebab Lain Sakit Kepala Bagian Belakang

Sumber: Pexels

Selain cervicogenic headache, nyeri di bagian belakang kepala juga dapat disebabkan oleh beberapa kondisi berikut.

  • Sakit Kepala Tegang (Tension Headache): Penyebab yang paling umum. Nyeri terasa tumpul atau seperti ditekan, sering dipicu oleh stres, kelelahan, atau postur duduk yang kurang baik.
  • Migrain: Nyeri biasanya berdenyut dan dapat menjalar hingga belakang kepala. Pada sebagian orang, migrain juga disertai mual serta lebih sensitif terhadap cahaya dan suara.
  • Oksipital Neuralgia: Terjadi akibat iritasi pada saraf oksipital. Keluhannya berupa nyeri tajam seperti tersengat listrik di bagian belakang kepala hingga leher.
  • Exertional Headache: Sakit kepala yang muncul setelah aktivitas fisik berat, seperti olahraga intens atau mengangkat beban. Umumnya tidak berbahaya, tetapi perlu dievaluasi jika sering kambuh atau semakin berat.

Tabel Perbandingan Jenis Sakit Kepala Belakang

Berikut ringkasan sederhana untuk membantu Anda mengenali karakteristik masing-masing jenis.

Pengaruh Postur dan Gaya Hidup Modern terhadap Ketegangan Leher

Kebiasaan sehari-hari seperti duduk lama menatap layar dan posisi leher menunduk, yang kerap disebut “tech neck“, dapat memicu ketegangan pada otot dan sendi leher bagian atas.

Bila dibiarkan berlarut-larut, ketegangan ini dapat berkembang menjadi cervicogenic headache. Kurangnya pergerakan sepanjang hari turut memperberat kondisi ini, karena otot leher menjadi semakin kaku dan mudah teriritasi.

Kapan Harus Waspada? Tanda Bahaya yang Perlu Anda Kenali

Sebagian besar nyeri kepala belakang tidak berbahaya, namun ada beberapa tanda yang menandakan Anda perlu segera mencari pertolongan medis.

  • Nyeri kepala paling parah yang pernah dialami dan muncul secara tiba-tiba
  • Disertai demam, leher kaku parah, dan gangguan penglihatan
  • Disertai kesemutan, gangguan keseimbangan, atau kelemahan anggota tubuh
  • Muncul setelah cedera kepala atau leher

Jika Anda mengalami tanda-tanda ini, segera cari pertolongan medis darurat.

Baca juga: Gerakan untuk Sakit Punggung Atas yang Bisa Dicoba di Rumah

Cara Mengatasi Nyeri Kepala Belakang Akibat Masalah Leher

Bila nyeri kepala Anda berkaitan dengan masalah leher, beberapa langkah sederhana berikut bisa membantu meredakannya: 

  • Memperbaiki postur saat duduk dan bekerja
  • Melakukan peregangan serta penguatan otot leher dan bahu secara rutin
  • Menggunakan kompres hangat atau dingin untuk meredakan ketegangan otot
  • Mengistirahatkan mata dari layar secara berkala.

Untuk kasus yang lebih kompleks atau tidak membaik dengan terapi sebelumnya, tersedia penanganan lanjutan seperti neuromodulasi dan teknik stabilisasi modern yang dirancang sesuai kebutuhan setiap pasien.

Kapan Perlu Konsultasi ke Spesialis Tulang Belakang?

Sumber: Pexels

Jika nyeri kepala belakang Anda berulang atau kronis dan tidak membaik dengan istirahat serta obat pereda nyeri biasa, evaluasi awal biasanya dimulai dari pendekatan konservatif seperti fisioterapi leher, koreksi postur, dan latihan penguatan. 

Apabila nyeri menetap meski sudah menjalani terapi konservatif, dokter dapat mempertimbangkan pendekatan non-operatif lanjutan. 

Sementara pada kasus kronis dan sulit membaik yang sangat mengganggu kualitas hidup Anda, diperlukan evaluasi spesialis lebih lanjut untuk menentukan opsi penanganan yang lebih tepat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Apa beda sakit kepala biasa dengan cervicogenic headache? 

Sakit kepala biasa umumnya dipicu stres atau kelelahan dan bisa membaik dengan istirahat. Cervicogenic headache berbeda karena bersumber dari gangguan leher dan cenderung memburuk saat leher digerakkan.

2. Apakah sakit kepala bagian belakang karena leher bisa sembuh tanpa obat? 

Banyak kasus membaik dengan perbaikan postur, peregangan, dan fisioterapi, tanpa selalu memerlukan obat.

3. Kenapa nyeri kepala belakang saya selalu muncul setelah duduk lama di depan laptop?

Duduk lama dengan posisi leher menunduk dapat memicu ketegangan otot leher yang berujung pada nyeri kepala bagian belakang.

4. Apakah nyeri kepala bagian belakang berbahaya? 

Sebagian besar tidak berbahaya, namun tetap perlu diwaspadai bila disertai tanda bahaya seperti gangguan penglihatan atau kelemahan tubuh.

5. Kapan nyeri kepala belakang perlu diperiksa dengan pencitraan seperti MRI atau CT scan?

Pemeriksaan pencitraan biasanya disarankan bila nyeri tidak membaik dengan penanganan awal, muncul setelah cedera, atau disertai gejala neurologis lain.

Waktunya Berhenti Menebak Sumber Nyeri Kepala Anda

RISEandSPINE menghadirkan evaluasi menyeluruh untuk sakit kepala yang berasal dari gangguan tulang belakang leher, hingga prosedur khusus yang pertama kali dilakukan di Indonesia oleh dr. Muhamad Aulia Rahman, Sp.BS-FTB, FINSS dan tim dokter berpengalaman. Anda tidak perlu terus menebak-nebak sumber nyeri kepala Anda sendiri.

Sudah waktunya mencari tahu apakah leher Anda yang menjadi penyebabnya.  Konsultasikaan Sakit Kepala Berulang Anda Sekarang.

Ditinjau oleh Dokter RISEandSPINE

Referensi

  • NCBI Bookshelf (StatPearls) — Cervicogenic Headache — https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK507862/
  • American Migraine Foundation — What Is Cervicogenic Headache? How Do You Treat It? — https://americanmigrainefoundation.org/resource-library/cervicogenic-headache/
  • Physiopedia — Cervicogenic Headache — https://www.physio-pedia.com/Cervicogenic_Headache
  • PMC/NCBI — Cervicogenic headache and occipital neuralgia — https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11680101/
  • PM&R KnowledgeNow (AAPM&R) — Cervicogenic Headache — https://now.aapmr.org/cervicogenic-headache/

Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter. Bila nyeri kepala Anda disertai tanda bahaya, segera cari pertolongan medis.

Booking Appointment

Silakan lengkapi form di bawah ini.
Biaya Konsultasi
Silakan pilih lokasi