Skoliosis sering berkembang tanpa menimbulkan nyeri. Akibatnya, banyak orang baru menyadari kondisinya ketika bentuk tubuh mulai berubah atau kelengkungan tulang belakang sudah semakin jelas.
Bertepatan dengan Scoliosis Awareness Month setiap bulan Juni, penting untuk mengenali ciri-ciri skoliosis sedini mungkin. Dengan deteksi awal, pemantauan dan penanganan dapat dilakukan lebih optimal sehingga membantu menjaga fungsi dan kesehatan tulang belakang.
Apa Itu Skoliosis dan Mengapa Perlu Dideteksi Sejak Dini?
Skoliosis adalah kondisi ketika tulang belakang melengkung ke samping membentuk huruf “C” atau “S”. Tingkat kelengkungannya bisa ringan hingga berat dan dapat berkembang selama masa pertumbuhan maupun saat dewasa akibat proses degeneratif.
Mengapa Sering Muncul Saat Masa Pertumbuhan?
Sebagian besar kasus terjadi pada anak dan remaja, terutama saat mengalami pertumbuhan pesat menjelang pubertas. Pada fase ini, perubahan bentuk tulang belakang dapat berlangsung perlahan sehingga sulit disadari.
Apa yang Terjadi Jika Tidak Terdeteksi?
Pada beberapa orang, kelengkungan tetap stabil. Namun pada sebagian lainnya, kurva dapat bertambah sehingga memengaruhi keseimbangan tubuh, postur, dan dalam kasus tertentu menimbulkan nyeri atau mengganggu aktivitas sehari-hari.
Pentingnya Scoliosis Awareness Month
Momentum yang diperingati setiap bulan Juni ini mengingatkan masyarakat bahwa skrining sederhana dan pemeriksaan dini dapat membantu menemukan skoliosis sebelum kelengkungannya semakin berkembang.
Mengapa Banyak Penderita Tidak Menyadari Skoliosis?
- Sering tanpa nyeri. Banyak anak dan remaja tidak merasakan keluhan apa pun.
- Perubahan postur terjadi perlahan. Bahu atau pinggang berubah sedikit demi sedikit sehingga dianggap normal.
- Sering disangka kebiasaan membungkuk. Padahal, skoliosis anak/remaja dapat memburuk bahkan tanpa kebiasaan postur yang buruk.
Ciri-Ciri Skoliosis yang Paling Mudah Dikenali

High-resolution X-ray showing a detailed examination of human spine with scoliosis. (Pexels by cottonbro studio)
Perhatikan beberapa perubahan berikut saat berdiri tegak di depan cermin:
1. Bahu Tidak Sejajar: Salah satu bahu terlihat lebih tinggi dibanding sisi lainnya.
2. Tulang Belikat Lebih Menonjol: Saat dilihat dari belakang, satu tulang belikat tampak lebih keluar atau menonjol.
3. Pinggang Tampak Tidak Simetris: Lekukan pinggang kanan dan kiri terlihat berbeda atau salah satu sisi tampak lebih dalam.
4. Kepala Tidak Tepat di Tengah: Posisi kepala tampak bergeser dan tidak sejajar dengan garis tengah tubuh.
5. Tubuh Terlihat Miring: Saat berdiri, badan tampak condong ke salah satu sisi.
6. Pinggul Tidak Sama Tinggi: Satu sisi pinggul terlihat lebih tinggi daripada sisi lainnya.
7. Pakaian Terlihat Miring: Rok, celana, atau baju sering tampak tidak jatuh dengan simetris meskipun ukurannya pas.
Ringkasnya: tanda skoliosis yang paling sering terlihat adalah bahu tidak sejajar, tulang belikat menonjol sebelah, pinggang tidak simetris, dan tubuh tampak miring.
Ciri-Ciri Skoliosis Saat Membungkuk
Salah satu cara sederhana untuk mengenali tanda awal skoliosis adalah dengan mengamati bentuk punggung saat membungkuk.
Muncul Tonjolan di Salah Satu Sisi Punggung
Saat membungkuk, perhatikan apakah salah satu sisi punggung atau tulang rusuk tampak lebih tinggi daripada sisi lainnya. Tonjolan atau ketidakseimbangan ini dapat mengindikasikan adanya rotasi tulang belakang, yang merupakan salah satu tanda khas skoliosis.
Mengapa Pemeriksaan Ini Sering Digunakan?
Tes ini banyak digunakan karena praktis, cepat, dan tidak memerlukan alat khusus. Meski tidak dapat menegakkan diagnosis, pemeriksaan ini membantu menemukan tanda-tanda awal skoliosis yang terkadang sulit terlihat saat seseorang berdiri tegak.
Apa Itu Adams Forward Bend Test?
Adams Forward Bend Test adalah pemeriksaan sederhana yang sering digunakan sebagai langkah awal untuk mendeteksi kemungkinan skoliosis. Caranya mudah: berdiri tegak, lalu bungkukkan badan ke depan dengan kedua tangan menggantung rileks. Dari posisi ini, bentuk punggung akan terlihat lebih jelas.
Kapan Sebaiknya Memeriksakan Diri ke Dokter?
Jika saat membungkuk terlihat tonjolan yang cukup jelas, bahu atau pinggul tampak tidak sejajar, atau postur tubuh terlihat tidak simetris, ada baiknya melakukan evaluasi lebih lanjut.
Dokter dapat melakukan pemeriksaan fisik dan, bila diperlukan, pemeriksaan pencitraan seperti X-ray untuk memastikan apakah terdapat skoliosis serta menentukan penanganan yang paling sesuai.
Baca juga: Bantalan Tulang Belakang Menipis: Perhatikan 5 Gejala Awal & Solusinya
Apakah Skoliosis Selalu Menyebabkan Nyeri?
Tidak selalu. Banyak anak dan remaja dengan skoliosis tidak mengeluhkan sakit sama sekali.
Nyeri lebih sering muncul pada orang dewasa, terutama bila terjadi perubahan degeneratif pada tulang belakang atau otot harus bekerja lebih keras menjaga keseimbangan tubuh. Karena itu, tidak adanya rasa sakit bukan berarti tulang belakang pasti normal.
Siapa yang Lebih Berisiko?
Beberapa kelompok memiliki risiko lebih tinggi mengalami skoliosis, antara lain:
- Anak dan remaja pada masa pertumbuhan.
- Memiliki anggota keluarga dengan riwayat skoliosis.
- Perempuan dengan adolescent idiopathic scoliosis, yang cenderung lebih berisiko mengalami progresivitas kurva.
- Orang dewasa dengan perubahan degeneratif pada tulang belakang akibat usia.
Kapan Ciri-Ciri Skoliosis Perlu Diperiksakan?
Pertimbangkan evaluasi apabila ditemukan kondisi seperti:
- Kelengkungan punggung mulai terlihat jelas.
- Bahu, pinggang, atau pinggul tampak tidak simetris.
- Postur tubuh semakin berubah dari waktu ke waktu.
- Nyeri punggung menetap atau mulai mengganggu aktivitas.
- Orang tua melihat ketidakseimbangan bentuk tubuh pada anak atau remaja.
Pemeriksaan skoliosis sebaiknya dilakukan ketika terdapat perubahan postur yang konsisten, seperti bahu tidak sejajar atau tubuh tampak miring.
Bagaimana Dokter Menegakkan Diagnosis?

Sumber: Pexels by RDNE stock project
Pemeriksaan biasanya dimulai dengan evaluasi postur dan pemeriksaan fisik, termasuk Adams Forward Bend Test. Bila diperlukan, dokter akan menyarankan foto rontgen untuk mengukur derajat kelengkungan menggunakan Cobb Angle, yang menjadi standar dalam menilai skoliosis.
Pada kondisi tertentu, pemeriksaan tambahan seperti MRI dapat dipertimbangkan untuk melihat struktur saraf atau jaringan di sekitar tulang belakang.
Mengenali Ciri-Ciri Skoliosis Lebih Awal Dapat Membuat Perbedaan
Skoliosis sering berkembang perlahan dan tanpa gejala yang jelas. Karena itu, perubahan kecil pada postur tubuh sebaiknya diperhatikan sejak dini.
Dalam rangka Scoliosis Awareness Month, pemeriksaan sederhana di rumah dan evaluasi medis bila diperlukan dapat membantu menemukan kondisi ini lebih awal. Semakin cepat dikenali, semakin baik peluang untuk memantau perkembangan kelengkungan dan menentukan penanganan yang sesuai.
Konsultasikan Perubahan Postur di RISEandSPINE
Apabila Anda, anak, atau anggota keluarga mulai memperhatikan bahu tidak sejajar, punggung tampak melengkung, atau pinggang terlihat tidak simetris, konsultasi dengan tenaga medis dapat menjadi langkah awal untuk memperoleh evaluasi yang tepat.
Di RISEandSPINE, tim dokter melakukan penilaian menyeluruh terhadap postur dan kondisi tulang belakang, termasuk pemeriksaan skoliosis dan interpretasi hasil pencitraan bila diperlukan. Dengan diagnosis yang akurat, rekomendasi penanganan dapat disesuaikan dengan usia, derajat kelengkungan, dan kebutuhan masing-masing pasien.
Layanan tulang belakang RISEandSPINE praktik di jaringan rumah sakit di Jakarta, Bekasi, Karawang. Booking konsultasi dengan tim dokter terbaik kami tersedia secara online.
Ditinjau oleh Dokter RISEandSPINE
Referensi
- Weinstein SL, Dolan LA, Wright JG, Dobbs MB. Effects of Bracing in Adolescents with Idiopathic Scoliosis. New England Journal of Medicine. 2013. https://doi.org/10.1056/NEJMoa1307337
- Hresko MT. Clinical practice: Idiopathic scoliosis in adolescents. New England Journal of Medicine. 2013. https://doi.org/10.1056/NEJMcp1209063
- Scoliosis Research Society (SRS). Screening and Diagnosis of Scoliosis. https://www.srs.org
- American Academy of Orthopaedic Surgeons (AAOS). Scoliosis. https://orthoinfo.aaos.org/en/diseases–conditions/scoliosis/
- Mayo Clinic. Scoliosis. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/scoliosis
- Cleveland Clinic. Scoliosis. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/scoliosis
- National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS). Scoliosis. https://www.niams.nih.gov/health-topics/scoliosis





