Pernah membaca hasil MRI yang menyebut diskus intervertebralis, bulging disc, atau herniasi diskus? Banyak orang mengira istilah tersebut sama dengan saraf kejepit, padahal sebenarnya berbeda.
Diskus intervertebralis merupakan salah satu bagian penting pada tulang belakang yang berfungsi sebagai bantalan sekaligus peredam tekanan. Ketika struktur ini mengalami kerusakan, keluhan seperti nyeri punggung, nyeri leher, hingga nyeri menjalar ke lengan atau kaki dapat muncul. Memahami fungsi diskus akan membantu Anda lebih mudah mengenali gangguan yang dapat terjadi.
Apa Itu Diskus Intervertebralis?
Diskus intervertebralis adalah bantalan berbentuk pipih yang terletak di antara setiap ruas tulang belakang Anda. Struktur ini sering disebut sebagai bantalan tulang belakang karena perannya menyerap tekanan sekaligus menjaga fleksibilitas dan stabilitas seluruh ruas tulang, mulai dari leher hingga punggung bawah.
Bagaimana Struktur Diskus Ini?
Annulus Fibrosus (Lapisan Luar)
Berfungsi sebagai pelindung sekaligus penahan tekanan, bekerja seperti cincin berlapis di sekeliling diskus.
Nukleus Pulposus (Bagian Tengah)
Bertekstur seperti gel dan berfungsi menyerap benturan saat tubuh Anda bergerak.
Bagaimana Kedua Bagian Ini Bekerja Bersama?
Keduanya menjaga tulang belakang tetap fleksibel sekaligus membantu mendistribusikan beban tubuh secara merata ke seluruh ruas tulang belakang.

Sumber: www.coloradospineinstitute.com
Apa Fungsi Diskus Ini bagi Tulang Belakang?
Diskus ini meredam guncangan saat Anda berjalan, berlari, melompat, atau mengangkat beban, sehingga tulang belakang tidak menerima tekanan secara langsung. Diskus juga menjaga jarak antar ruas tulang belakang, memberikan ruang bagi akar saraf untuk keluar dengan aman.
Selain itu, diskus membantu gerakan tulang belakang seperti membungkuk, memutar badan, dan menoleh, sekaligus menjaga stabilitas tulang belakang agar gerakan Anda tetap aman dan seimbang.
Apa yang Terjadi Jika Diskus Mengalami Kerusakan?
Degenerasi diskus adalah perubahan alami akibat pertambahan usia, ketika diskus kehilangan kadar air dan elastisitasnya. Bulging disc terjadi ketika bantalan menonjol keluar, namun lapisan luarnya masih utuh.
Sementara herniasi diskus terjadi ketika lapisan luar robek sehingga bagian dalam diskus keluar dan berpotensi menekan saraf di sekitarnya. Inilah salah satu penyebab paling umum dari keluhan yang sering disebut sebagai saraf kejepit.
Apa Penyebab Kerusakan Diskus Ini?
Proses penuaan menjadi penyebab paling alami, seiring diskus kehilangan kandungan air dari waktu ke waktu. Mengangkat beban dengan teknik yang salah dapat memberi tekanan berlebih pada diskus, terutama bila dilakukan berulang kali. Duduk terlalu lama turut meningkatkan tekanan pada diskus punggung bawah, sementara cedera atau trauma dapat langsung merusak struktur diskus.
Berat badan berlebih menambah beban yang harus ditopang tulang belakang setiap hari. Kurangnya kekuatan otot penyangga tulang belakang juga berperan penting, karena otot inti atau core muscles membantu mengurangi beban yang diterima diskus secara langsung.
Baca juga: Nyeri Tulang Ekor Mengganggu Aktivitas? Kenali Penyebab Sebelum Terlambat
Gejala Gangguan pada Diskus
Gejala yang paling umum adalah nyeri punggung atau leher, yang pada sebagian kasus dapat menjalar ke lengan atau kaki bila terjadi penekanan saraf. Kesemutan atau mati rasa dapat muncul mengikuti jalur saraf yang terganggu, disertai kelemahan otot pada kasus yang lebih berat.
Perlu diketahui, gangguan diskus tidak selalu menimbulkan gejala; beberapa orang baru mengetahui adanya kelainan setelah menjalani pemeriksaan MRI untuk keluhan lain.
Bagaimana Dokter Mendiagnosis Gangguan Ini?
Dokter akan melakukan wawancara mengenai pola nyeri yang Anda alami, dilanjutkan dengan pemeriksaan fisik dan fungsi saraf, serta pemeriksaan postur dan rentang gerak. MRI berperan penting untuk melihat kondisi diskus secara lebih detail.
Namun, hasil MRI harus selalu dikaitkan dengan gejala yang Anda rasakan, bukan menjadi satu-satunya dasar diagnosis, karena kelainan pada MRI tidak selalu berarti Anda memerlukan penanganan khusus.
Bagaimana Cara Menjaga Kesehatan Diskus Tulang Belakang?
Menjaga berat badan ideal membantu mengurangi beban yang ditopang tulang belakang setiap hari.
- Memperkuat otot inti membuat tulang belakang lebih terlindungi saat bergerak
- Menghindari duduk terlalu lama
- Mengangkat beban dengan teknik yang benar dapat mencegah tekanan berlebih pada diskus.
- Rutin berolahraga dengan aktivitas yang sesuai turut membantu menjaga fleksibilitas tulang belakang Anda dalam jangka panjang.
Kapan Gangguan Ini Harus Diwaspadai?

Sumber: Magnific
Anda perlu waspada bila nyeri tidak membaik setelah beberapa minggu, nyeri menjalar ke tangan atau kaki, kesemutan atau mati rasa yang semakin berat, maupun kelemahan otot yang mulai muncul.
Gangguan buang air kecil atau buang air besar merupakan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis segera, karena dapat menandakan penekanan saraf yang signifikan.
Baca juga: Bagaimana Cara Menjaga Agar Tulang Kita Tetap Sehat? Termasuk Tulang Belakang yang Sering Terlupakan
Konsultasikan Gangguan Diskus Anda di RISEandSPINE
Tidak semua gangguan diskus memerlukan operasi. Diagnosis yang tepat membantu menentukan terapi yang paling sesuai dengan kondisi Anda. RISEandSPINE menghadirkan pendekatan bertahap, mulai dari terapi konservatif, fisioterapi, terapi minimal invasif, hingga tindakan bedah bila memang diperlukan.
Diskus intervertebralis adalah bantalan yang berada di antara ruas-ruas tulang belakang dan berperan penting dalam menyerap guncangan, menjaga fleksibilitas, serta melindungi saraf. Seiring bertambahnya usia atau akibat cedera dan kebiasaan tertentu, diskus dapat mengalami degenerasi, bulging, maupun herniasi yang berpotensi menimbulkan nyeri dan gangguan saraf.
Dengan diagnosis yang tepat dan penanganan yang sesuai, sebagian besar gangguan ini dapat dikelola secara efektif tanpa harus selalu menjalani operasi.
Lakukan evaluasi nyeri punggung atau leher Anda dengan tim dokter spesialis kami di RISEandSPINE dengan cara booking online untuk membuat janji temu.
Ditinjau oleh Dokter RISEandSPINE
Referensi
- Cleveland Clinic. Herniated Disk. https://my.clevelandclinic.org/health/diseases/12768-herniated-disk
- Mayo Clinic. Herniated Disk: Symptoms & Causes. https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/herniated-disk/symptoms-causes/syc-20354095
- NCBI Bookshelf (StatPearls). Anatomy, Back, Intervertebral Discs. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/books/NBK538148/
- NHS UK. Slipped (Prolapsed) Disc. https://www.nhs.uk/conditions/slipped-disc/
Catatan: Artikel ini bersifat edukatif dan tidak menggantikan pemeriksaan langsung oleh dokter. Bila nyeri disertai kelemahan otot atau gangguan buang air, segera cari pertolongan medis.





